Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Imam Turmuzi, dari Mahmud ibnu Gailan, dari Mu-ammal ibnu Ismail, dari Hammad ibnu Salamah dengan sanad yang sama. Kemudian Abu Ya’la mengatakan bahwa dalam sanad ini Mu-ammal melakukan kekeliruan, sanad ini garib dan tidak dikenal. Sesungguhnya hadis ini hanya diriwayatkan dari Hammad ibnu Salamah, dari Humaid, dari Al-Hasan dan Nabi Saw.
قَالَ الْإِمَامُ أَحْمَدُ: حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ إِسْحَاقَ، حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ، عَنْ يَحْيَى بْنِ حَسَّانَ الْمَقْدِسِيِّ، عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وسلم يقول: “أَلِظُّوا بِذِي الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ”.
Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ibrahim ibnu Ishaq, telah menceritakan kepada kami Abdullah ibnul Mubarak, dari Yahya ibnu Hassan Al-Maqdisi, dari Rabi’ah ibnu Amir yang mengatakan bahwa ia pernah mendengar Rasulullah Saw. bersabda: Kobarkanlah (dirimu) dengan (membaca) YaZal Jalali Wal Ikram (Ya Tuhan Yang mempunyai kebesaran dan karunia).
Imam Nasai meriwayatkannya melalui hadis Abdullah ibnul Mubarak dengan sanad yang sama.
Al-Jauhari mengatakan bahwa makna Aliza Fulanun bi Fulanin artinya si Fulan selalu menetapi si Fulan. Ibnu Mas’ud mengatakan bahwa makna hadis ini ialah bacalah selalu kalimati ini. Al-ilzaz artinya mendesak.
Menurut hemat kami, kedua pengertian tersebut berdekatan dengan yang lainnya, hanya Allah-lah Yang Maha Mengetahui. Kesimpulannya ialah anjuran untuk terus-menerus membaca kalimah ini dan menetapinya serta memohon dengan mendesak dengan menyebutkan asma Allah ini.
Di dalam kitab Sahih Muslim dan kitab keempat sunan telah disebutkan melalui hadis Abdullah ibnul Haris, dari Aisyah r.a. yang mengatakan bahwa Rasulullah Saw. apabila telah bersalam dari salatnya tidak segera duduk melainkan sesudah membaca doa berikut:
“اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ، تَبَارَكْتَ ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ”
Ya Allah, Engkau Maha Sejahtera dan dari Engkaulah semua kesejahteraan, Mahasuci Engkau, wahai Tuhan Yang mempunyai kebesaran dan karunia.
Segala puji bagi Allah dan semua karunia dari-Nya, demikianlah akhir tafsir surat Ar-Rahman.
آخِرُ تَفْسِيرِ سُورَةِ الرَّحْمَنِ، وَلِلَّهِ الحمد [والمنة]
õõõ