Arsip Kategori: Tafsir Ibnu Katsir
PENDAHULUAN
مُقَدِّمَةُ ابْنِ كَثِيرٍ بسم الله الرّحمن الرّحيم Syekh Imam Al-Hafiz, Imaduddin Abul Fida Ismail ibnul Khatib Abu Hafs Umar ibnu Kasir —semoga Allah melimpahkan rahmat dan rida-Nya kepada dia— mengatakan, “Segala puji bagi Allah yang telah membuka kitab-Nya dengan firman-Nya: … Lanjutkan membaca…
1. SURAT AL-FATIHAH
سورة الفاتحة (Pembukaan) Makkiyyah, 7 ayat. Surat ini dinamakan Al-Fatihah —yakni Fatihatul Kitab— hanya secara tulisan; dengan surat ini bacaan dalam salat dimulai. Surat ini disebut pula Ummul Kitab menurut jumhur ulama —seperti yang dituturkan oleh Anas, Al-Hasan, dan Ibnu … Lanjutkan membaca…
Al-Fatihah, ayat 2
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ (2) Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Menurut Qira’ah Sab’ah, huruf dal dalam firman-Nya, “alhamdu lillahi,” dibaca dammah, terdiri atas mubtada dan khabar. Diriwayatkan dari Sufyan ibnu Uyaynah dan Rubah ibnul Ajjaj, keduanya membacanya menjadi … Lanjutkan membaca…
Al-Fatihah, ayat 3
الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ (3) Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Firman Allah Swt., “ar-rahmanir rahim,” keterangannya dikemukakan dalam Bab “Basmalah”; itu sudah cukup dan tidak perlu diulangi lagi. Al-Qurtubi mengatakan, sesungguhnya Allah Swt. menyifati diri-Nya dengan Ar-Rahman dan Ar-Rahim sesudah firman-nya, … Lanjutkan membaca…
Al-Fatihah, ayat 4
{مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ (4) } Yang Menguasai hari pembalasan. Sebagian ulama qiraah membacanya مَلِك, sedangkan sebagian yang lain membacanya مَالِكِ; kedua-duanya sahih lagi mutawatir di kalangan As-Sab’ah. Lafaz maliki dengan huruf lam di-kasrah-kan, ada yang membacanya malki dan maliki. Sedangkan … Lanjutkan membaca…
Al-Fatihah, ayat 5
{إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ (5) } Hanya EngkaulahYangKami sembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Qira’ah Sab’ah dan jumhur ulama membaca tasydid huruf ya yang ada pada iyyaka. Sedangkan Amr ibnu Fayid membacanya dengan takhfif, yakni tanpa tasydid disertai … Lanjutkan membaca…
Al-Fatihah, ayat 6
{اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ (6) } Tunjukilah kami jalan yang lurus Bacaan yang dilakukan oleh jumhur ulama ialah ash-shirat dengan memakai shad. Tetapi ada pula yang membacanya sirat dengan memakai sin, ada pula yang membacanya zirat dengan memakai za, menurut Al-Farra … Lanjutkan membaca…
Al-Fatihah, ayat 7
{صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلا الضَّالِّينَ (7) } (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan pula (jalan) mereka yang sesat. Dalam hadis yang lalu disebutkan apabila seseorang … Lanjutkan membaca…
2. SURAT AL-BAQARAH
تَفْسِيرُ سُورَةِ الْبَقَرَةِ (Sapi Betina) Madaniyyah, 286 ayat, kecuali ayat 281 turun di Mina sewaktu Haji Wada’ (haji perpisahan) Keutamaan Surat Al-Baqarah [ذِكْرُ مَا وَرَدَ فِي فَضْلِهَا] قَالَ الْإِمَامُ أَحْمَدُ: حَدَّثَنَا عَارِمٌ، حَدَّثَنَا مُعْتَمِرٌ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ رَجُلٍ، عَنْ أَبِيهِ، … Lanjutkan membaca…
Al-Baqarah, ayat 2
{ذَلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ (2) } Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa. Ibnu Juraij mengatakan, Ibnu Abbas pernah mengatakan bahwa makna zalikal kitabu adalah “kitab ini”, yakni Al-Qur’an ini. Hal yang … Lanjutkan membaca…