Arsip Kategori: Tafsir Jalalain

081. Qs. At-Takwiir : 1-20

001. (Apabila matahari digulung) dilipat dan sinarnya menjadi lenyap. 002. (Dan apabila bintang-bintang berjatuhan) menukik berjatuhan ke bumi. 003. (Dan apabila gunung-gunung dihancurkan) dilenyapkan dari muka bumi dan menjadi debu yang beterbangan. 004. (Dan apabila unta-unta yang bunting) unta-unta yang … Lanjutkan membaca…

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Jalalain |

081. Qs. At-Takwiir : 21-29

021. (Yang ditaati di sana) yakni dia ditaati oleh semua malaikat yang di langit (lagi dipercaya) untuk menurunkan wahyu. 022. (Dan teman kalian itu sekali-kali bukanlah) yakni Nabi Muhammad saw. Di’athafkan kepada lafal Innahuu hingga seterusnya (orang yang gila) sebagaimana … Lanjutkan membaca…

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Jalalain |

082. Qs. Al-Infithaar : 1-19

001. (Apabila langit terbelah) atau menjadi belah. 002. (Dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan) artinya menukik dan berjatuhan. 003. (Dan apabila laut-laut dijadikan meluap) maksudnya sebagian bertemu dengan sebagian lainnya sehingga seakan-akan menjadi satu lautan, maka bercampurlah air yang tawar dengan … Lanjutkan membaca…

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Jalalain |

083. Qs. Al-Muthaffifiin : 1-20

001. (Kecelakaan besarlah) lafal Wailun merupakan kalimat yang mengandung makna azab; atau merupakan nama sebuah lembah di dalam neraka Jahanam (bagi orang-orang yang curang.) 002. (Yaitu orang-orang yang apabila menerima takaran dari) atau mereka menerimanya dari (orang lain, mereka minta … Lanjutkan membaca…

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Jalalain |

083. Qs. Al-Muthaffifiin : 21-36

021. (Yang disaksikan oleh yang didekatkan) yakni malaikat-malaikat yang didekatkan. 022. (Sesungguhnya orang-orang yang berbakti itu berada dalam kenikmatan yang berlimpah) yakni surga. 023. (Di atas dipan-dipan) atau di atas ranjang-ranjang yang berkelambu (mereka memandang) kenikmatan-kenikmatan yang diberikan kepada mereka. … Lanjutkan membaca…

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Jalalain |

084. Qs. Al-Insyiqaaq : 1-20

001. (Apabila langit terbelah) 002. (Dan patuh) artinya mendengar dan tunduk mau membelah dirinya (kepada Rabbnya, dan sudah semestinya langit itu patuh) langit itu harus patuh dan taat kepada-Nya. 003. (Dan apabila bumi diperlebar) diperluas sebagaimana kulit yang direntangkan, sehingga … Lanjutkan membaca…

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Jalalain |

084. Qs. Al-Insyiqaaq : 21-25

021. (Dan) mengapakah mereka (apabila dibacakan kepada mereka Alquran, mereka tidak mau bersujud?) atau mengapa mereka tidak mau tunduk, seumpamanya mereka beriman kepada Alquran, karena mengingat kemukjizatan yang terkandung di dalamnya. 022. (Bahkan orang-orang kafir itu mendustakan) adanya hari berbangkit … Lanjutkan membaca…

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Jalalain |

085. Qs. Al-Buruuj : 1-20

001. (Demi langit yang mempunyai gugusan bintang) yakni bintang-bintang yang dua belas gugusan, sebagaimana yang telah dijelaskan di dalam surah Al-Furqaan. 002. (Dan demi hari yang dijanjikan) yaitu hari kiamat. 003. (Dan demi yang menyaksikan) hari Jumat (dan yang disaksikan) … Lanjutkan membaca…

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Jalalain |

085. Qs. Al-Buruuj : 21-22

021. (Bahkan yang didustakan mereka itu ialah Alquran yang mulia) atau yang agung. 022. (Yang dalam Lauh) berada di atas langit yang ketujuh (terpelihara) dari ulah setan-setan dan dari sesuatu perubahan. Panjang Lohmahfuz itu sama dengan panjangnya langit dan bumi, … Lanjutkan membaca…

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Jalalain |

086. Qs. Ath-Thaariq : 1-17

001. (Demi langit dan yang datang pada malam hari) lafal Ath-Thaariq pada asalnya berarti segala sesuatu yang datang pada malam hari, antara lain ialah bintang-bintang, karena bintang-bintang baru muncul bila malam tiba. 002. (Tahukah kamu) artinya apakah kamu mengetahui (apakah … Lanjutkan membaca…

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Jalalain |