An-Nur, ayat 39-40

*******************

Firman Allah Swt.:

{وَمَنْ لَمْ يَجْعَلِ اللَّهُ لَهُ نُورًا فَمَا لَهُ مِنْ نُورٍ}

dan barang siapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah, tiadalah dia mempunyai cahaya sedikit pun. (An-Nur: 40)

Yakni barang siapa yang tidak mendapat petunjuk dari Allah, berarti dia binasa, jahil, terhalang, hancur, lagi kafir. Sama halnya dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya:

{مَنْ يُضْلِلِ اللَّهُ فَلا هَادِيَ لَهُ}

Barang siapa yang disesatkan oleh Allah, maka tiada yang dapat memberikan petunjuk kepadanya. (Al-A’raf: 186)

Hal ini merupakan kebalikan dari apa yang disebutkan oleh Allah Swt. mengenai perumpamaan orang-orang mukmin melalui firman-Nya:

{يَهْدِي اللَّهُ لِنُورِهِ مَنْ يَشَاءُ}

Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki. (An-Nur: 35)

Kita memohon kepada Allah, semoga Dia memberikan cahaya dalam kalbu kita semua; juga cahaya di sebelah kanan kita, di sebelah kiri kita, dan hendaknyalah Dia membesarkan cahaya-Nya bagi kita

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Ibnu Katsir.