Ali Imran, ayat 14-15

وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الْمَآبِ

dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik. (Ali Imran: 14)

Yakni tempat kembali yang baik dan berpahala, yaitu surga.

Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ibnu Humaid, telah menceritakan kepada kami Jarir, dari Ata, dari Abu Bakar ibnu Hafs ibnu Umar ibnu Sa’d yang menceritakan bahwa ketika diturunkan ayat berikut, yaitu firman-Nya: Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini. (Ali Imran: 14) Maka Umar ibnul Khattab berkata, “Sekaranglah, ya Tuhanku, karena Engkau telah menjadikannya sebagai perhiasan bagi kami.” Maka turunlah firman-Nya: Katakanlah, “Inginkah aku kabarkan kepada kalian apa yang lebih baik daripada yang demikian itu?” Untuk orang-orang yang bertakwa. (Ali Imran: 15), hingga akhir ayat.

Karena itulah Allah Swt. berfirman:

قُلْ أَأُنَبِّئُكُمْ بِخَيْرٍ مِنْ ذلِكُمْ

Katakanlah, “Inginkah aku kabarkan kepada kalian apa yang lebih baik daripada yang demikian itu?” (Ali Imran: 15)

Yakni katakanlah, hai Muhammad, kepada orang-orang, “Aku akan memberitahukan kepada kalian hal yang lebih baik daripada apa yang dihiaskan kepada manusia dalam kehidupan di dunia ini berupa kesenangan dan kegemerlapannya yang semuanya itu pasti akan lenyap.” Sesudah itu Allah Swt. mengabarkan melalui firman-Nya:

لِلَّذِينَ اتَّقَوْا عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنَّاتٌ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهارُ

Untuk orang-orang yang bertakwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. (Ali Imran: 15)

Yaitu yang menembus di antara sisi-sisinya dan bagian-bagiannya sungai-sungai dari berbagai macam rasa, ada sungai madu, sungai khamr, sungai susu, dan lain sebagainya yang belum pernah dilihat oleh mata manusia, belum pernah didengar oleh telinganya, dan belum pernah terdetik di dalam hatinya.

خالِدِينَ فِيها

mereka kekal di dalamnya. (Ali Imran: 15)

Yakni tinggal di dalamnya untuk selama-lamanya, dan mereka tidak mau pindah darinya.

وَأَزْواجٌ مُطَهَّرَةٌ

dan istri-istri yang disucikan. (Ali Imran: 15)

Maksudnya, disucikan dari kotoran, najis, penyakit, haid, nifas, dan lain sebagainya yang biasa dialami oleh kaum wanita di dunia.

وَرِضْوانٌ مِنَ اللَّهِ

serta keridaan Allah. (Ali Imran: 15)

Yakni mereka dinaungi oleh rida Allah, maka Allah tidak akan murka lagi terhadap mereka sesudahnya untuk selama-lamanya. Karena itulah Allah Swt. berfirman di dalam surat At-Taubah:

وَرِضْوانٌ مِنَ اللَّهِ أَكْبَرُ

Dan keridaan Allah adalah lebih besar. (At-Taubah: 72)

Artinya, lebih besar daripada semua nikmat kekal yang diberikan kepada mereka di dalam surga.

*******************

Kemudian Allah Swt. berfirman:

وَاللَّهُ بَصِيرٌ بِالْعِبادِ

Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. (Ali Imran: 15)

Yakni Dia pasti memberikan anugerah sesuai dengan apa yang berhak diterima oleh masing-masing hamba

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Ibnu Katsir.