Demikian pula halnya Isa a.s. Allah mengutusnya di masa ketenaran ilmu tabib dan pengobatan terhadap berbagai macam penyakit. Isa dapat meyembuhkan orang yang buta, orang yang berpenyakit supak, bahkan dapat menghidupkan orang yang telah mati dengan seizin Allah. Hal seperti itu tidak ada kaitannya dengan pengobatan dan obat-obatan. Maka sebagian dari mereka ada yang mengakui dan beriman bahwa Isa adalah hamba dan utusan Allah.
Di dalam sebuah hadis sahih, dari Nabi Saw., disebutkan bahwa Rasulullah Saw. pernah bersabda:
“مَا مِنْ نَبِيٍّ مِنَ الْأَنْبِيَاءِ إِلَّا وَقَدْ أُوتِيَ مِنَ الْآيَاتِ مَا آمَنَ عَلَى مِثْلِهِ الْبَشَرُ، وَإِنَّمَا كَانَ الَّذِي أُوتِيتُهُ وَحْيًا أَوْحَاهُ اللَّهُ إِلَيَّ، فَأَرْجُو أَنْ أَكُونَ أَكْثَرَهُمْ تَابِعًا
Tidak ada seorang nabi di antara nabi-nabi kecuali telah dianugerahi mukjizat yang semisal dengan apa yang sedang tenar di kalangan umatnya. Dan sesungguhnya apa yang diberikan kepadaku hanyalah berupa wahyu yang diturunkan oleh Allah kepadaku, maka aku berharap semoga akulah nabi yang paling banyak pengikutnya.
*******************
Firman Allah Swt.:
{بَلْ كَذَّبُوا بِمَا لَمْ يُحِيطُوا بِعِلْمِهِ وَلَمَّا يَأْتِهِمْ تَأْوِيلُهُ}
Yang sebenarnya mereka mendustakan apa yang mereka belum mengetahuinya dengan sempurna, padahal belum datang kepada mereka penjelasannya. (Yunus: 39)
Yakni sebenarnya mereka mendustakan Al-Qur’an, tidak memahaminya, serta tidak mau mengenalnya.
{وَلَمَّا يَأْتِهِمْ تَأْوِيلُهُ}
padahal belum datang kepada mereka penjelasannya. (Yunus: 39)
Artinya, mereka masih belum memahami hidayah dan agama yang benar yang terkandung di dalamnya, tetapi mereka terlanjur mendustakannya karena kebodohan dan kepandiran mereka sendiri.
{كَذَلِكَ كَذَّبَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ}
Demikianlah orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan, (rasul). (Yunus: 39)
Yaitu umat-umat yang terdahulu mendustakan Rasul-Nya.
{فَانْظُرْ كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الظَّالِمِينَ}
Maka perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang zalim itu. (Yunus: 39)
Maksudnya, perhatikanlah bagaimana Kami binasakan mereka karena kedustaan mereka kepada rasul-rasul Kami secara aniaya, congkak, kafir, ingkar, dan bodoh. Maka hati-hatilah, hai orang-orang yang mendustakan rasul; kalian pasti akan tertimpa apa yang pernah menimpa mereka.
*******************
Firman Allah Swt.:
{وَمِنْهُمْ مَنْ يُؤْمِنُ بِهِ}
Di antara mereka ada orang-orang yang beriman kepada Al-Qur’an. (Yunus: 40)
Di antara mereka yang engkau diutus kepada mereka, hai Muhammad, ada orang-orang yang beriman kepada Al-Qur’an ini dan mengikutimu serta beroleh manfaat dari risalah yang disampaikan olehmu.
وَمِنْهُمْ مَنْ لَا يُؤْمِنُ بِهِ
dan di antaranya ada (pula) orang-orang yang tidak beriman kepadanya. (Yunus: 40)
Bahkan mereka mati dalam kekafirannya dan kelak akan dibangkitkan dalam keadaan kafir.
وَرَبُّكَ أَعْلَمُ بِالْمُفْسِدِينَ
Tuhanmu lebih mengetahui tentang orang-orang yang berbuat kerusakan. (Yunus: 40)
Dia mengetahui siapa yang berhak mendapat hidayah, lalu diberi-Nya hidayah; dan Dia mengetahui siapa yang berhak sesat, lalu Dia menyesatkannya. Dia Mahaadil dan tidak pernah zalim, bahkan Dia memberi kepada masing-masingnya sesuai dengan apa yang berhak ia terima. Mahasuci, Mahatinggi lagi Mahaagung Allah, tidak ada Tuhan selain Dia