Thaha, ayat 71-73

Muhammad ibnu Ka’b Al-Qurazi mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: Dan Allah lebih baik (pahala-Nya). (Thaha: 73) Yaitu bagi kami daripada kamu jika perintah-Nya ditaati. Dan lebih kekal (azab-Nya). (Thaha: 73) daripada kamu jika perintah-Nya dilanggar.

Telah diriwayatkan pula hal yang semisal, juga dari Ibnu Ishaq.

Makna lahiriahnya menunjukkan bahwa Fir’aun la’natullah telah bertekad untuk menghukum para ahli sihirnya dan dia menjatuhkan hukumannya kepada mereka, padahal kenyataannya hal itu merupakan rahmat dari Allah untuk mereka. Karena itulah Ibnu Abbas dan lain-lainnya dari kalangan ulama Salaf mengatakan, “Jadilah kalian di pagi hari sebagai tukang sihir, dan jadilah kalian di petang harinya sebagai syuhada.

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Ibnu Katsir.