Fushshilat, ayat 25-29

*********

Ucapan mereka yang disitir oleh firman-Nya:

{نَجْعَلْهُمَا تَحْتَ أَقْدَامِنَا}

agar kami letakkan keduanya di bawah telapak kaki kami. (Fushshilat: 29)

Yakni lebih rendah tempatnya daripada kami dalam neraka, agar azabnya lebih keras daripada kami. Karena itulah disebutkan dalam perkataan selanjutnya:

{لِيَكُونَا مِنَ الأسْفَلِينَ}

supaya kedua jenis itu menjadi orang-orang yang hina. (Fushshilat: 29)

Yaitu berada di dasar yang paling bawah dari neraka, seperti yang telah diterangkan di dalam surat Al-A’raf yang menceritakan permintaan para pengikut kemusyrikan kepada Allah agar Dia mengazab para pemimpin mereka dengan azab yang berlipat ganda. Lalu dijawab oleh Allah Swt.:

{لِكُلٍّ ضِعْفٌ وَلَكِنْ لَا تَعْلَمُونَ}

Masing-masing mendapat (siksaan) yang berlipat ganda, tetapi kamu tidak mengetahui. (Al-A’raf: 38)

Allah Swt. telah memberi azab dan pembalasan kepada masing-masing golongan yang berhak diterimanya sesuai dengan amal perbuatan masing-masing dan sesuai dengan kerusakan yang telah dilakukannya, seperti yang disebutkan di dalam firman-Nya:

{الَّذِينَ كَفَرُوا وَصَدُّوا عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ زِدْنَاهُمْ عَذَابًا فَوْقَ الْعَذَابِ بِمَا كَانُوا يُفْسِدُونَ}

Orang-orang yang kafir dan menghalangi (manusia) dari jalan Allah, Kami tambahkan kepada mereka siksaan di atas siksaan disebabkan mereka selalu berbuat kerusakan. (An-Nahl: 88

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Ibnu Katsir.