Arsip Kategori: Tafsir Jalalain

072. Qs. Al-Jin : 21-28

021. (Katakanlah, “Sesungguhnya aku tidak kuasa untuk mendatangkan sesuatu kemudaratan pun kepada kalian) atau keburukan (dan tidak pula sesuatu kemanfaatan.”) Atau kebaikan. 022. (Katakanlah, “Sesungguhnya aku sekali-kali tiada yang dapat melindungiku dari Allah) dari azab-Nya jika aku mendurhakai-Nya (seseorang pun, … Lanjutkan membaca…

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Jalalain |

073. Qs. Al-Muzzammil : 1-20

001. (Hai orang yang berselimut) yakni Nabi Muhammad. Asal kata al-muzzammil ialah al-mutazammil, kemudian huruf ta diidghamkan kepada huruf za sehingga jadilah al-muzzammil, artinya, orang yang menyelimuti dirinya dengan pakaian sewaktu wahyu datang kepadanya karena merasa takut akan kehebatan wahyu … Lanjutkan membaca…

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Jalalain |

074. Qs. Al-Mudatstsir : 1-20

001. (Hai orang yang berselimut!) yakni Nabi saw. Bentuk asal lafal al-muddatstsir ialah al-mutadatstsir, kemudian huruf ta diidgamkan kepada huruf dal sehingga jadilah al-Muddatstsir, artinya orang yang menyelimuti dirinya dengan pakaiannya sewaktu wahyu turun kepadanya. 002. (Bangunlah, lalu berilah peringatan) … Lanjutkan membaca…

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Jalalain |

074. Qs. Al-Mudatstsir : 21-40

021. (Kemudian ia memikirkan) rencana yang ditekuninya itu, atau dia melayangkan pandangannya ke muka kaumnya. 022. (Sesudah itu dia bermasam muka) mukanya cemberut dan suram karena merasa sempit dengan apa yang dikatakannya (dan merengut) makin bertambah masam mukanya. 023. (Kemudian … Lanjutkan membaca…

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Jalalain |

074. Qs. Al-Mudatstsir : 41-56

041. (Tentang orang-orang yang berdosa) tentang keadaan orang-orang yang berdosa, lalu mereka berkata kepada ahli neraka sesudah orang-orang yang bertauhid dikeluarkan daripadanya: 042. (“Apakah yang memasukkan kalian) yang menjerumuskan kalian (ke dalam Saqar?”) 043. (Mereka menjawab, “Kami dahulu tidak termasuk … Lanjutkan membaca…

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Jalalain |

075. Qs. Al-Qiyaamah : 1-20

001. (Aku bersumpah dengan hari kiamat) huruf Laa di sini adalah huruf Zaidah. 002. (Dan Aku bersumpah dengan jiwa yang amat menyesali) dirinya sendiri sekalipun ia berupaya sekuat tenaga di dalam kebaikan. Jawab Qasam tidak disebutkan; lengkapnya, Aku bersumpah dengan … Lanjutkan membaca…

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Jalalain |

075. Qs. Al-Qiyaamah : 21-40

021. (Dan meninggalkan kehidupan akhirat) karena itu mereka tidak beramal untuk menyambut hari akhirat. 022. (Wajah-wajah pada hari itu) pada hari kiamat (ada yang berseri-seri) tampak cerah dan bercahaya. 023. (Kepada Rabbnyalah mereka melihat) mereka akan melihat Allah swt. di … Lanjutkan membaca…

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Jalalain |

076. Qs. Al-Insaan : 1-20

001. (Bukankah) artinya, sesungguhnya (telah datang atas manusia) Nabi Adam (satu waktu dari masa) empat puluh tahun (sedangkan dia belum merupakan) ketika itu (sesuatu yang dapat disebut) maksudnya, Nabi Adam selama empat puluh tahun masih tetap berbentuk tanah dan bukan … Lanjutkan membaca…

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Jalalain |

076. Qs. Al-Insaan : 21-31

021. (Pakaian luar mereka) dinashabkan karena menjadi Zharaf, dan menjadi Khabar dari Mubtada sesudahnya. Menurut qiraat lain dibaca ‘Aaliyhim karena dianggap menjadi Mubtada sedangkan lafal sesudahnya menjadi Khabarnya, dan Dhamir Muttashilnya kembali kepada Ma’thuf ‘Alaih (dari sutera halus) terbuat daripadanya … Lanjutkan membaca…

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Jalalain |

077. Qs. Al-Mursalat : 1-20

001. (Demi angin yang bertiup sepoi-sepoi) yang bertiup secara beruntun bagaikan beruntunnya susunan rambut kuda yang satu sama lainnya saling beriring-iringan. Dinashabkan karena menjadi Haal atau kata keterangan keadaan. 002. (Dan demi angin yang bertiup dengan kencang) yang bertiup sangat … Lanjutkan membaca…

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Jalalain |