Arsip Kategori: Tafsir Jalalain

061. Qs. Ash-Shaff : 1-14

001. (Telah bertasbih kepada Allah apa saja yang ada di langit dan apa saja yang ada di bumi) yakni semuanya memahasucikan-Nya. Huruf lam yang terdapat pada lafal lillaah adalah huruf zaidah; dan di sini dipakai lafal maa, karena lebih memprioritaskan … Lanjutkan membaca…

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Jalalain |

062. Qs. Al-Jumu’ah : 1-11

001. (Telah bertasbih kepada Allah) telah memahasucikan-Nya; huruf lam yang terdapat pada lafal lillaahi adalah huruf zaidah (apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi) pemakaian lafal maa di sini karena memprioritaskan yang mayoritas (Raja, Yang Maha … Lanjutkan membaca…

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Jalalain |

063. Qs. Al-Munaafiquun : 1-11

001. (Apabila orang-orang munafik datang kepadamu, mereka berkata) dengan mulut mereka mengenai hal-hal yang bertentangan dengan apa yang ada dalam hati mereka (“Kami mengakui, bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul Allah.” Dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul-Nya; dan Allah … Lanjutkan membaca…

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Jalalain |

064. Qs. At-Taghaabuun : 1-18

001. (Bertasbih kepada Allah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi) artinya, semuanya memahasucikan Dia. Huruf lam pada lafal lillaahi adalah zaidah. Dan dalam ungkapan ayat ini dipakai huruf maa, hal ini tiada lain karena memprioritaskan … Lanjutkan membaca…

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Jalalain |

065. Qs. Ath-Thalaaq : 1-12

001. (Hai Nabi!) makna yang dimaksud ialah umatnya, pengertian ini disimpulkan dari ayat selanjutnya. Atau makna yang dimaksud ialah, katakanlah kepada mereka (apabila kalian menceraikan istri-istri kalian) apabila kalian hendak menjatuhkan talak kepada mereka (maka hendaklah kalian ceraikan mereka pada … Lanjutkan membaca…

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Jalalain |

066. Qs. At-Tahriim : 1-12

001. (Hai nabi! Mengapa kamu mengharamkan apa yang Allah menghalalkannya bagimu) mengenai istri budak wanitamu, yakni Mariyah Qibtiah; yaitu sewaktu Nabi saw. menggaulinya di rumah Hafshah, sedangkan pada waktu itu Siti Hafshah sedang tidak ada di rumah. Lalu datanglah Siti … Lanjutkan membaca…

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Jalalain |

067. Qs. Al-Mulk : 1-20

001. (Maha Suci Allah) Maha Suci dari sifat-sifat semua makhluk (Yang di tangan kekuasaan-Nyalah) yang berada dalam pengaturan-Nyalah (segala kerajaan) segala kekuasaan dan pengaruh (dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu). 002. (Yang menjadikan mati) di dunia (dan hidup) di … Lanjutkan membaca…

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Jalalain |

067. Qs. Al-Mulk : 21-30

021. (Atau siapakah dia yang memberi kalian rezeki jika Dia menahan) yakni Allah Yang Maha Penyayang menahan (rezeki-Nya) yakni hujan-Nya terhadap kalian. Jawab syaratnya tidak disebutkan, karena dapat disimpulkan dari kalimat sebelumnya. Lengkapnya, siapakah yang dapat memberi kalian rezeki? Tentu … Lanjutkan membaca…

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Jalalain |

068. Qs. Al-Qalam : 1-20

001. (Nun) adalah salah satu dari huruf hijaiah, hanya Allahlah yang mengetahui arti dan maksudnya (demi qalam) yang dipakai untuk menulis nasib semua makhluk di Lohmahfuz (dan apa yang mereka tulis) apa yang ditulis oleh para malaikat berupa kebaikan dan … Lanjutkan membaca…

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Jalalain |

068. Qs. Al-Qalam : 21-40

021. (Lalu mereka panggil-memanggil di pagi hari.) 022. (“Pergilah di waktu pagi ini ke kebun kalian) ke ladang kalian; lafal ini menafsirkan pengertian yang terkandung di dalam lafal tanadauw; atau huruf an dianggap sebagai an mashdariyah (jika kalian hendak memetik … Lanjutkan membaca…

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Jalalain |