Asy-Syu’ara’  ayat 52-59

dan sesungguhnya kita benar-benar golongan yang selalu berjaga-jaga. (Asy-Syu’ara’: 56)

Yaitu kita setiap waktu bersikap waspada terhadap bahaya yang ditimbulkan oleh musuh. Dan segolongan ulama salaf membacanya Haziruna. Artinya selalu siap dengan senjata kita, dan sesungguhnya aku hendak membasmi mereka sampai ke akar-akarnya. Ternyata kejadiannya justru sebaliknya, dia dan bala tentaranyalah yang binasa.

****

Firman Allah Swt.:

{فَأَخْرَجْنَاهُمْ مِنْ جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ وَكُنُوزٍ وَمَقَامٍ كَرِيمٍ}

Maka Kami keluarkan Fir’aun dan kaumnya dari taman-taman dan mata air, dan (dari) perbendaharaan dan kedudukan yang mulia. (Asy-Syu’ara’: 57-58)

Artinya, mereka keluar dari kehidupan yang senang itu menuju kepada kebinasaan; dan mereka meninggalkan tempat-tempat tinggal yang tinggi-tinggi, kebun-kebun, sungai-sungai, harta benda, rezeki-rezeki yang berlimpah, dan kerajaan serta kedudukan yang berlimpah di dunia ini.

{كَذَلِكَ وَأَوْرَثْنَاهَا بَنِي إِسْرَائِيلَ}

demikianlah halnya dan Kami anugerahkan semuanya (itu) kepada Bani Israil. (Asy-Syu’ara’: 59)

Semakna dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

{وَأَوْرَثْنَا الْقَوْمَ الَّذِينَ كَانُوا يُسْتَضْعَفُونَ مَشَارِقَ الأرْضِ وَمَغَارِبَهَا الَّتِي بَارَكْنَا فِيهَا}

Dan Kami pusakakan kepada kaum yang telah ditindas itu negeri-negeri bagian timur bumi dan bagian baratnya yang telah Kami beri berkah padanya. (Al-A’raf: 137), hingga akhir ayat.

Dan firman Allah Swt. lainnya, yaitu:

{وَنُرِيدُ أَنْ نَمُنَّ عَلَى الَّذِينَ اسْتُضْعِفُوا فِي الأرْضِ وَنَجْعَلَهُمْ أَئِمَّةً وَنَجْعَلَهُمُ الْوَارِثِينَ}

Dan Kami hendak memberi karunia kepada orang-orang yang tertindas di bumi (Mesir) itu dan hendak menjadikan mereka pemimpin dan menjadikan mereka orang-orang yang mewarisi (bumi). (Al-Qasas: 5), hingga akhir ayat berikutnya

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Ibnu Katsir.