Al-Mu’min, ayat 69-76

Yaitu telah pergi dan lenyap, maka tidak dapat memberi manfaat kepada kami.

{بَلْ لَمْ نَكُنْ نَدْعُو مِنْ قَبْلُ شَيْئًا}

bahkan kami dahulu tiada pernah menyembah sesuatu. (Al-Mu’min: 74)

Saat itu mereka mengingkari penyembahan mereka kepada berhala-berhala itu. Semakna dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya:

{ثُمَّ لَمْ تَكُنْ فِتْنَتُهُمْ إِلا أَنْ قَالُوا وَاللَّهِ رَبِّنَا مَا كُنَّا مُشْرِكِينَ}

Kemudian tiadalah fitnah mereka, kecuali mengatakan, “Demi Allah, Tuhan kami, tiadalah kami mempersekutukan Allah.”(Al-An’am: 23)

Karena itulah disebutkan oleh firman-Nya dalam surat ini:

{كَذَلِكَ يُضِلُّ اللَّهُ الْكَافِرِينَ}

Seperti demikianlah Allah menyesatkan orang-orang kafir. (Al-Mu’min: 74)

**************

Adapun firman Allah Swt.:

{ذَلِكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَفْرَحُونَ فِي الأرْضِ بِغَيْرِ الْحَقِّ وَبِمَا كُنْتُمْ تَمْرَحُونَ}

Yang demikian itu disebabkan kamu bersuka ria di muka bumi dengan tidak benar dan karena kamu selalu bersenang-senang (dalam kemaksiatan). (Al-Mu’min: 75)

Para malaikat berkata kepada mereka, “Inilah yang harus kamu terima sebagai pembalasan atas sikap kamu yang selalu bersuka ria di dunia tanpa alasan yang benar, dan kamu tenggelam dalam kesenangan, juga sikap kamu yang jahat lagi sombong.”

{ادْخُلُوا أَبْوَابَ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا فَبِئْسَ مَثْوَى الْمُتَكَبِّرِينَ}

Masuklah kamu ke pintu-pintu neraka Jahanam, dan kamu kekal di dalamnya. Maka itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang sombong. (Al-Mu’min: 76)

Yakni seburuk-buruk tempat tinggal dan tempat istirahat yang hina lagi penuh dengan azab yang keras adalah bagi orang yang sombong terhadap ayat-ayat Allah dan tidak mau mengikuti petunjuk dan alasan-alasan yang telah dikemukakan oleh Allah Swt. hanya Allah-lah Yang Maha Mengetahui

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Ibnu Katsir.