Al-Furqan, ayat 51-54

****

Adapun firman Allah Swt.:

وَهُوَ الَّذِي خَلَقَ مِنَ الْمَاءِ

Dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air. (Al-Furqan: 54)

Artinya, Dia menciptakan manusia dari nutfah yang lemah, lalu Dia sempurnakan dan Dia rapikan kejadiannya hingga mempunyai bentuk yang sempurna sebagai manusia, baik laki-laki ataupun perempuan menurut apa yang dikehendaki-Nya.

{فَجَعَلَهُ نَسَبًا وَصِهْرًا}

lalu Dia jadikan manusia itu (punya) keturunan dan musaharah. (Al-Furqan: 54)

Pada mulanya seseorang itu berupa bayi yang dilahirkan. Setelah dewasa, ia kawin, lalu mempunyai mertua, dan selanjutnya ia mempunyai menantu dan besan serta kerabat; semuanya itu bermula dari air yang hina (nutfah). Karena itulah disebutkan oleh Allah Swt. dalam firman berikutnya:

{وَكَانَ رَبُّكَ قَدِيرًا}

dan adalah Tuhanmu Mahakuasa. (Al-Furqan: 54)

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Ibnu Katsir.