Al-Baqarah, ayat 149-150

************

Firman Allah Swt.:

{فَلا تَخْشَوْهُمْ وَاخْشَوْنِي}

Maka janganlah kalian takut kepada mereka, dan takutlah kalian kepada-Ku. (Al-Baqarah: 150)

Artinya, janganlah kalian merasa takut terhadap tuduhan yang dilancarkan oleh orang-orang zalim yang ingkar itu, dan takutlah kalian hanya kepada-Ku, karena sesungguhnya Allah Swt. lebih berhak untuk ditakuti.

Firman Allah Swt. yang mengatakan:

{وَلأتِمَّ نِعْمَتِي عَلَيْكُمْ}

Dan agar Kusempurnakan nikmat-Ku atas kalian. (Al-Baqarah: 150)

di-ataf-kan kepada firman-Nya:

{لِئَلا يَكُونَ لِلنَّاسِ عَلَيْكُمْ حُجَّةٌ}

Agar tidak ada hujah bagi manusia atas kalian. (Al-Baqarah: 150)

Dengan kata lain, Aku akan menyempurnakan kepada kalian nikmat-Ku, yaitu dengan mensyariatkan kepada kalian agar menghadap ke arah Ka’bah, agar syariat yang kalian jalani merupakan syariat yang paling sempurna dari segala seginya.

{وَلَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ}

Dan supaya kalian mendapat petunjuk. (Al-Baqarah: 150)

Yakni agar kalian tidak sesat seperti apa yang dialami oleh umat-umat terdahulu dari apa yang telah Kami tunjukkan kepada kalian dan Kami khususkan hal itu buat kalian. Karena itu, maka umat ini merupakan umat yang paling mulia dan paling utama

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Ibnu Katsir.