Al-Ahzab, ayat 59-62

{لَنُغْرِيَنَّكَ بِهِمْ}

niscaya Kami perintahkan kamu (untuk memerangi) mereka. (Al-Ahzab: 60)

Ali ibnu Abu Talhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa makna yang dimaksud ialah Kami benar-benar akan menjadikanmu berkuasa atas mereka. Menurut Qatadah, sesungguhnya Kami akan perintahkan kamu untuk memerangi mereka. As-Saddi mengatakan bahwa sesungguhnya Kami memberikan pelajaran kepada mereka melaluimu.

{ثُمَّ لَا يُجَاوِرُونَكَ فِيهَا} أَيْ: فِي الْمَدِينَةِ {إِلا قَلِيلا * مَلْعُونِينَ}

kemudian mereka tidak menjadi tetanggamu (di Madinah) melainkan dalam waktu yang sebentar, dalam keadaan terlaknat. (Al-Ahzab: 60-61)

Lafaz mal’unina berkedudukan menjadi hal atau kata keterangan keadaan bagi mereka. Yakni masa tinggal mereka di Madinah sebentar lagi karena dalam waktu yang dekat mereka akan diusir darinya dalam keadaan terlaknat, yaitu dijauhkan dari rahmat Allah.

{أَيْنَمَا ثُقِفُوا أُخِذُوا}

Di mana saja mereka dijumpai, mereka ditangkap. (Al-Ahzab-61)

Maksudnya, dimanapun mereka ditemukan, mereka ditangkap karena hina dan jumlah mereka sedikit.

{وَقُتِّلُوا تَقْتِيلا}

dan dibunuh dengan sehebat-hebatnya. (Al-Ahzab: 61)

Kemudian Allah Swt. berfirman:

{سُنَّةَ اللَّهِ فِي الَّذِينَ خَلَوْا مِنْ قَبْلُ}

Sebagai sunnah Allah yang berlaku atas orang-orang yang telah terdahulu sebelum(mu). (Al-Ahzab: 62)

Demikianlah ketetapan Allah terhadap orang-orang munafik. Apabila mereka tetap bersikeras dengan kemunafikan dan kekafirannya serta tidak mau menghentikan perbuatannya, lalu kembali ke jalan yang benar, orang-orang yang beriman akan menguasai mereka dan mengalahkan mereka.

{وَلَنْ تَجِدَ لِسُنَّةِ اللَّهِ تَبْدِيلا}

dan kamu sekali-kali tiada akan mendapati perubahan pada sunnah Allah. (Al-Ahzab: 62)

Yakni ketetapan Allah dalam hal ini tidak dapat diganti dan tidak pula dapat diubah

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Ibnu Katsir.