تَفْسِيرُ سُورَةِ التَّغَابُنِ
(Hari Ditampakkan Kesalahan-kesalahan)
Makkiyyah atau Madaniyyah 18 ayat, Turun sesudah Surat At-Tahrim
قَالَ الطَّبَرَانِيُّ: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ هَارُونَ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ بَكَّارٍ الدِّمَشْقِيُّ، حَدَّثَنَا الْعَبَّاسُ بْنُ الْوَلِيدِ الْخَلَّالُ، حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ الْوَلِيدِ، حَدَّثَنَا ابْنُ ثَوْبَانَ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمرو، رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: “مَا مِنْ مَوْلُودٍ يُولَدُ إِلَّا مَكْتُوبٌ فِي تَشْبِيكِ رَأْسِهِ خَمْسُ آيَاتٍ مِنْ سُورَةِ التَّغَابُنِ”
Imam Tabrani mengatakan, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Harun ibnu Bakkar Ad-Dimasyqi, telah menceritakan kepada kami Al-Abbas ibnul Walid Al-Khallal, telah menceritakan kepada kami Al-Walid ibnul Walid, telah menceritakan kepada kami Sauban, dari Ata ibnu Abu Rabah, dari Abdullah ibnu Umar r.a. yang mengatakan bahwa Rasulullah Saw. pernah bersabda: . Tiada seorang bayi pun yang baru dilahirkan melainkan tertulis pada guratan kepalanya lima ayat dari surat At-Taghabun.
Ibnu Asakir mengetengahkan hadis ini di dalam biografi Al-Walid ibnu Saleh, tetapi predikatnya garib sekali, bahkan munkar.
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
{يُسَبِّحُ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأرْضِ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ (1) هُوَ الَّذِي خَلَقَكُمْ فَمِنْكُمْ كَافِرٌ وَمِنْكُمْ مُؤْمِنٌ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ (2) خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ بِالْحَقِّ وَصَوَّرَكُمْ فَأَحْسَنَ صُوَرَكُمْ وَإِلَيْهِ الْمَصِيرُ (3) يَعْلَمُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَيَعْلَمُ مَا تُسِرُّونَ وَمَا تُعْلِنُونَ وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ (4) }
Senantiasa bertasbih kepada Allah apa yang di langit dan bumi; hanya Allah-lah yang mempunyai semua kerajaan dan semua puji-pujian; dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Dialah yang menciptakan kamu, maka di antara kamu ada yang kafir dan ada yang beriman. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tuj uan) yang benar, Dia membentuk rupamu dan dibaguskan-Nya rupamu itu, dan hanya kepada-Nyalah kembali(mu). Dia mengetahui apa yang ada di langit dan bumi, dan mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu nyatakan. Dan Allah Maha Mengetahui segala isi hati.
Surat ini merupakan akhir dari surat Musabbihat; dalam pembahasan yang lalu telah disebutkan bahwa semua makhluk bertasbih menyucikan Tuhan yang telah menciptakan mereka dan yang memiliki mereka. Untuk itulah maka disebutkan oleh firman-Nya:
{لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ}
hanya Allah-lah yang mempunyai semua kerajaan dan semua puji-pujian. (At-Taghabun: l)
Yaitu hanya Dialah Yang mengatur semua makhluk lagi terpuji dalam semua yang diciptakan dan yang ditetapkan-Nya.
Firman Allah Swt.:
{وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ}
dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. (At-Taghabun: l)
Artinya, apa pun yang dikehendaki-Nya pasti ada, tanpa ada yang menolak atau menghalang-halangi-Nya, dan apa saja yang tidak dikehendaki-Nya pasti tidak akan terjadi.
Firman Allah Swt.:
{هُوَ الَّذِي خَلَقَكُمْ فَمِنْكُمْ كَافِرٌ وَمِنْكُمْ مُؤْمِنٌ}
Dialah yang menciptakan kamu, maka di antara kamu ada yang kafir dan ada yang beriman. (At-Taghabun: 2)
Yakni Dialah Yang menciptakan kamu dalam gambaran seperti ini karena Dia menghendaki kamu seperti itu, maka sudah dipastikan adanya orang yang beriman dan orang yang kafir. Dia Maha Melihat siapakah yang berhak mendapat hidayah (petunjuk) dan siapakah yang berhak mendapat kesesatan (dari kamu). Dia Maha Menyaksikan semua amal perbuatan hamba-hamba-Nya, dan kelak Dia akan mengadakan pembalasan terhadap mereka atas semuanya itu dengan pembalasan yang sempurna. Untuk itulah maka disebutkan dalam firman selanjutnya:
{وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ}
Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. (At-Taghabun: 2)
*******************
Kemudian Allah Swt. berfirman:
{خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ بِالْحَقِّ}
Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) benar. (At-Taghabun: 3)
Yaitu dengan adil dan bijaksana.
{وَصَوَّرَكُمْ فَأَحْسَنَ صُوَرَكُمْ}
Dia membentuk rupamu dan dibaguskan-Nya rupamu itu. (At-Taghabun: 3)
Yakni Dia menjadikan indah rupa dan bentukmu, semakna dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:
{يَا أَيُّهَا الإنْسَانُ مَا غَرَّكَ بِرَبِّكَ الْكَرِيمِ الَّذِي خَلَقَكَ فَسَوَّاكَ فَعَدَلَكَ فِي أَيِّ صُورَةٍ مَا شَاءَ رَكَّبَكَ}
Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah, Yang telah menciptakan kamu, lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)ww seimbang, dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu? (Al-Infithar: 6-8)
Dan firman Allah Swt.:
{اللَّهُ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الأرْضَ قَرَارًا وَالسَّمَاءَ بِنَاءً وَصَوَّرَكُمْ فَأَحْسَنَ صُوَرَكُمْ وَرَزَقَكُمْ مِنَ الطَّيِّبَاتِ}
Allah-lah yang menjadikan bumi bagi kamu tempat menetap dan langit sebagai atap, dan membentuk kamu, lalu membaguskan rupamu serta memberi rezeki dengan sebagian yang baik-baik. (Al-Mu’min: 64), hingga akhir ayat.
Adapun firman Allah Swt.:
{وَإِلَيْهِ الْمَصِيرُ}
dan hanya kepada-Nyalah kembali (mu). (At-Taghabun: 3)
Yakni dipulangkan dan dikembalikan. Kemudian Allah Swt. menceritakan tentang pengetahuan-Nya yang meliputi semua makhluk-Nya yang ada di langit dan di bumi serta semua jiwa. Untuk itu Allah Swt. berfirman:
{يَعْلَمُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَيَعْلَمُ مَا تُسِرُّونَ وَمَا تُعْلِنُونَ وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ}
Dia mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi, dan mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu nyatakan. Dan Allah Maha Mengetahui segala isi hati. (At-Taghabun: 4