44. SURAT AD-DUKHAN

{رَحْمَةً مِنْ رَبِّكَ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ رَبِّ السَّمَوَاتِ وَالأرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا}

sebagai rahmat dari Tuhanmu. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui, Tuhan Yang memelihara langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya. (Ad-Dukhan: 6-7)

Yang menurunkan Al-Qur’an adalah Tuhan yang menguasai langit dan bumi, Yang menciptakan dan Yang memiliki keduanya beserta segala sesuatu yang ada pada keduanya.

{إِنْ كُنْتُمْ مُوقِنِينَ}

jika kamu adalah orang-orang yang meyakini. (Ad-Dukhan: 7)

Yaitu jika kamu adalah orang-orang yang membuktikannya dengan yakin. Kemudian Allah Swt. menyebutkan dalam firman berikutnya:

{لَا إِلَهَ إِلا هُوَ يُحْيِي وَيُمِيتُ رَبُّكُمْ وَرَبُّ آبَائِكُمُ الأوَّلِينَ}

Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang menghidupkan dan Yang mematikan. (Dialah) Tuhanmu dan Tuhan-bapak-bapakmu yang terdahulu. (Ad-Dukhan: 8)

Ayat ini semakna dengan firman-Nya:

{قُلْ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ جَمِيعًا الَّذِي لَهُ مُلْكُ السَّمَوَاتِ وَالأرْضِ لَا إِلَهَ إِلا هُوَ يُحْيِي وَيُمِيتُ}

Katakanlah, “Hai manusia, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua, yaitu Allah yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang menghidupkan dan Yang mematikan. (Al-A’raf: 158), hingga akhir ayat

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Ibnu Katsir.