41. SURAT FUSHSHILAT

Setelah Abul Walid bergabung duduk dengan teman-temannya, lalu mereka bertanya, “Hai Abul Walid, bagaimanakah hasilmu?” Atabah menjawab, “Hasil yang kudapat ialah aku telah mendengar suatu ucapan yang demi Allah aku belum pernah mendengar hal yang semisal dengannya. Demi Allah, itu bukanlah sihir, bukan syair, bukan pula tenung. Hai orang-orang Quraisy, turutilah perkataanku ini, dan dengarkanlah saranku ini. Biarkanlah antara lelaki ini (Nabi Saw. maksudnya) dengan apa yang menjadi urusannya, asingkanlah saja dia, sesungguhnya akan terjadi suatu berita besar dari ucapannya yang telah kamu dengar ini. Jika dia dapat dikalahkan oleh orang-orang Arab (selain kalian), berarti kalian telah terhindar dari gangguannya melalui orang-orang selain kalian. Dan jika dia beroleh kemenangan atas orang-orang Arab, berarti kemenangannya adalah kemenangan kalian juga, kejayaannya adalah kejayaan kalian juga dan kalian akan menjadi orang-orang yang paling berbahagia karena memilikinya.”

Orang-orang Quraisy berkata, “Dia telah menyihirmu, demi Allah, hai Abul Walid, melalui lisannya.” Atabah menjawab, “Ini hanyalah pendapatku tentangnya, maka lakukanlah oleh kalian apa yang kalian pandang baik.”

Teks hadis ini mirip dengan hadis yang sebelumnya. Hanya Allah-lah Yang Maha Mengetahui

Tulisan ini dimuat dalam Tafsir Ibnu Katsir.