Arsip Kategori: Tafsir Jalalain
026. Qs. Asy-Syuaraa : 21-40
021. (Lalu aku lari meninggalkan kalian ketika aku takut kepada kalian, kemudian Rabbku memberikan kepadaku hikmah) yakni ilmu (serta Dia menjadikanku salah seorang di antara Rasul-rasul). 022. (Budi yang kamu limpahkan kepadaku itu) asal lafal Tamunnuhaa adalah Tamunnu Bihaa, maksudnya, … Lanjutkan membaca…
026. Qs. Asy-Syuaraa : 41-60
041. (Maka tatkala ahIi-ahli sihir datang, mereka pun bertanya kepada Firaun, “Apakah sungguh-sungguh) lafal A-inna dapat dibaca secara Tahqiq dan Tas-hil; kalau dibaca Tahqiq bacaannya menjadi A-inna dan kalau dibaca Tas-hil menjadi Ayinna (kami mendapat upah yang besar jika kami … Lanjutkan membaca…
026. Qs. Asy-Syuaraa : 61-80
061. (Maka setelah kedua golongan itu saling melihat) masing-masing pihak telah melihat pihak yang lainnya (berkatalah pengikut-pengikut Musa, “Sesungguhnya kita benar-benar akan terkejar”) oleh pasukan Firaun, kita tidak akan mampu menghadapi mereka, karena kita tidak mempunyai kekuatan. 062. (Berkatalah) Nabi … Lanjutkan membaca…
026. Qs. Asy-Syuaraa : 81-100
081. (Dan Yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku kembali). 082. (Dan Yang amat kuinginkan) amat kuharapkan (akan mengampuni kesalahanku pada hari kiamat”) yaitu hari pembalasan. 083. (Ya Rabbku! Berikanlah kepadaku hikmah) yakni ilmu (dan masukkanlah aku ke dalam … Lanjutkan membaca…
026. Qs. Asy-Syuaraa : 121-140
121. (Sesungguhnya yang demikian itu benar-benar terdapat tanda -kekuasaan Allah- tetapi kebanyakan mereka tidak beriman). 122. (Dan sesungguhnya Rabbmu, Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang”). 123. (Kaum Ad telah mendustakan para Rasul). 124. (Ketika saudara mereka Hud berkata kepada … Lanjutkan membaca…
026. Qs. Asy-Syuaraa : 141-160
141. (Kaum Tsamud telah mendustakan Rasul-Rasul). 142. (Ketika saudara mereka Saleh, berkata kepada mereka, “Mengapa kalian tidak bertakwa?). 143. (Sesungguhnya aku adalah seorang Rasu1 kepercayaan yang diutus kepada kalian). 144. (Maka bertakwalah kalian kepada Allah dan taatlah kalian kepadaku). 145. … Lanjutkan membaca…
026. Qs. Asy-Syuaraa : 101-120
101. (Dan tidak pula mempunyai teman yang akrab) yaitu teman yang memperhatikan perkara kita. 102. (Maka sekiranya kita dapat kembali sekali lagi) ke alam dunia (niscaya kami menjadi orang-orang yang beriman”) makna Lau di sini menunjukkan arti Tamanni atau mengharapkan … Lanjutkan membaca…
026. Qs. Asy-Syuaraa : 161-180
161. (Ketika saudara mereka, Luth, berkata kepada mereka, “Mengapa kalian tidak bertakwa?). 162. (Sesungguhnya aku adalah seorang Rasul kepercayaan yang diutus kepada kalian). 163. (Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku). 164. (Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepada kalian … Lanjutkan membaca…
026. Qs. Asy-Syuaraa : 181-200
181. (Sempurnakanlah takaran) genapkanlah (dan janganlah kalian termasuk orang-orang yang merugikan) yakni mengurangi hak-hak orang lain. 182. (Dan timbanglah dengan timbangan yang lurus) timbangan yang baik dan tidak berat sebelah. 183. (Dan janganlah kalian merugikan manusia pada hak-haknya) janganlah kalian … Lanjutkan membaca…
026. Qs. Asy-Syuaraa : 201-220
201. (Mereka tidak beriman kepadanya, hingga mereka melihat azab yang pedih). 202. (Maka datanglah azab kepada mereka dengan mendadak, sedangkan mereka tidak menyadarinya). 203. (Lalu mereka berkata, “Apakah kami dapat diberi tangguh?”) supaya kami mempunyai kesempatan untuk beriman. Maka dikatakan … Lanjutkan membaca…