Arsip Kategori: Tafsir Jalalain
015. Qs. Al-Hijr : 21-40
021. (Dan tiada) tidak ada (sesuatu pun melainkan pada sisi Kamilah khazanahnya) huruf min adalah zaidah; yang dimaksud adalah kunci-kunci perbendaharaan segala sesuatu itu (dan Kami tidak menurunkannya melainkan dengan ukuran-ukuran yang tertentu) sesuai dengan kepentingan-kepentingannya. 022. (Dan Kami telah … Lanjutkan membaca…
015. Qs. Al-Hijr : 41-60
041. (Berfirmanlah Allah) swt. (“Inilah jalan yang lurus; kewajiban Akulah memeliharanya”) 042. (Sesungguhnya hamba-hamba-Ku) yang beriman (tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka) kamu tidak mempunyai kekuatan (kecuali) hanyalah (orang-orang yang mengikut kalian; yaitu orang-orang yang sesat) yakni orang-orang kafir. 043. … Lanjutkan membaca…
015. Qs. Al-Hijr : 61-80
061. (Maka tatkala datang kepada kaum Luth) yang dimaksud adalah Nabi Luth (para utusan itu). 062. (Ia berkata) kepada para utusan itu (“Sesungguhnya kalian adalah orang-orang yang tidak dikenal.”) 063. (Para utusan menjawab, “Sebenarnya kami ini datang kepadamu dengan membawa … Lanjutkan membaca…
015. Qs. Al-Hijr : 81-99
081. (Dan Kami telah mendatangkan kepada mereka tanda-tanda kekuasaan Kami) melalui seekor unta betina tetapi mereka selalu berpaling daripadanya) tidak mau memikirkan tentangnya. 082. (Dan mereka memahat rumah-rumah dari gunung-gunung batu yang didiami dengan aman.) 083. (Maka mereka dibinasakan oleh … Lanjutkan membaca…
016. Qs. An-Nahl : 1-20
001. Ketika orang-orang musyrik merasa lambat akan datangnya azab yang diancamkan kepada mereka, lalu turunlah firman-Nya: (Telah pasti datangnya ketetapan Allah) yakni hari kiamat. Lafal ataa diungkapkan dalam bentuk fi`il madhi untuk menunjukkan kepastian kejadiannya, artinya telah dekat (maka janganlah … Lanjutkan membaca…
016. Qs. An-Nahl : 21-40
021. (Berhala-berhala itu benda mati) tidak ada rohnya; lafal ini menjadi khabar yang kedua (tidak hidup) berkedudukan menjadi taukid atau pengukuh (dan mereka tidak mengetahui) berhala-berhala tersebut tidak mengetahui (bilakah) menunjukkan makna waktu (mereka akan dibangkitkan) yang dimaksud adalah makhluk … Lanjutkan membaca…
016. Qs. An-Nahl : 41-60
041. (Dan orang-orang yang berhijrah karena Allah) untuk menegakkan agama-Nya (sesudah mereka dianiaya) mengalami penganiayaan dari penduduk kota Mekah yang dimaksud adalah Nabi saw. dan para sahabatnya (pasti Kami akan memberikan tempat buat mereka) menempatkan mereka (di dunia ini) pada … Lanjutkan membaca…
016. Qs. An-Nahl : 61-80
061. (Jika Allah menghukum manusia karena kezalimannya) disebabkan kedurhakaan-kedurhakaan mereka (niscaya tidak akan ditinggalkan-Nya padanya) yakni di muka bumi ini sesuatu pun (dari makhluk yang melata) makhluk yang hidup di permukaannya (tetapi Allah menangguhkan mereka sampai pada waktu yang ditentukan. … Lanjutkan membaca…
016. Qs. An-Nahl : 81-100
081. (Dan Allah menjadikan bagi kalian dari apa yang telah Dia ciptakan) seperti rumah-rumah, pohon-pohon dan mendung (sebagai tempat bernaung) lafal zhilaalan adalah bentuk jamak dari lafal zhillun; yang dapat melindungi diri kalian dari sengatan panas matahari (dan Dia jadikan … Lanjutkan membaca…
016. Qs. An-Nahl : 101-120
101. (Dan apabila Kami letakkan suatu ayat di tempat ayat yang lain) artinya dengan memansukhnya kemudian menggantinya dengan ayat yang lain demi kemaslahatan semua hamba (padahal Allah lebih mengetahui apa yang diturunkan-Nya, mereka berkata) orang-orang kafir kepada Nabi saw. (“Sesungguhnya … Lanjutkan membaca…