Bab: Firman Allah “Laki-laki dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya”

No. Hadist: 6291

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عَمْرَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تُقْطَعُ الْيَدُ فِي رُبُعِ دِينَارٍ فَصَاعِدًا تَابَعَهُ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ خَالِدٍ وَابْنُ أَخِي الزُّهْرِيِّ وَمَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ

telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Maslamah telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Sa’d dari Ibnu Syihab dari ‘Amrah dari ‘Aisyah mengatakan; Nabi Shallallahu’alaihiwasallam bersabda; “Tangan pencuri dipotong jika senilai seperempat dinar keatas.” Hadits ini diperkuat oleh Abdurrahman bin Khalid dan Ibnu Akhi Az Zuhri dan Ma’mar dari Az Zuhri.

No. Hadist: 6292

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أَبِي أُوَيْسٍ عَنْ ابْنِ وَهْبٍ عَنْ يُونُسَ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ وَعَمْرَةَ عَنْ عَائِشَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تُقْطَعُ يَدُ السَّارِقِ فِي رُبُعِ دِينَارٍ

Telah menceritakan kepada kami Isma’il bin Abi Uwais dari Ibnu Wahb dari Yunus dari Ibnu Syihab dari Urwah bin Zubair dan ‘Amrah dari ‘Aisyah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda; “tangan pencuri dipotong jika curian senilai seperempat dinar.”

No. Hadist: 6293

حَدَّثَنَا عِمْرَانُ بْنُ مَيْسَرَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْأَنْصَارِيِّ عَنْ عَمْرَةَ بِنْتِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ حَدَّثَتْهُ أَنَّ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا حَدَّثَتْهُمْ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تُقْطَعُ الْيَدُ فِي رُبُعِ دِينَارٍ

Telah menceritakan kepada kami Imran bin Maisarah telah menceritakan kepada kami ‘Abdul Warits telah menceritakan kepada kami Al Husain dari Yahya bin Abi Katsir dari Muhammad bin Abdurrahman Al Anshari dari ‘Amrah binti Abdurrahman dia menceritakan kepadanya, bahwa ‘Aisyah radliallahu ‘anha menceritakan kepada mereka, dari Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam, beliau bersabda; “Tangan pencuri dipotong jika curian senilai seperempat dinar.”

No. Hadist: 6294

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَبْدَةُ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ أَخْبَرَتْنِي عَائِشَةُ أَنَّ يَدَ السَّارِقِ لَمْ تُقْطَعْ عَلَى عَهْدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَّا فِي ثَمَنِ مِجَنٍّ حَجَفَةٍ أَوْ تُرْسٍ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ حَدَّثَنَا حُمَيْدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ مِثْلَهُ

Telah menceritakan kepada kami ‘Utsman bin Abi Syaibah telah menceritakan kepada kami ‘Abdah dari Hisyam bin ‘Urwah dari ayahnya mengatakan, telah mengabarkan kepadaku ‘Aisyah; bahwa tangan pencuri tidak dipotong di zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam kecuali jika telah mencapai senilai harga perisai. Telah menceritakan kepada kami Utsman telah menceritakan kepada kami Humaid bin Abdurrahman telah menceritakan kepada kami Hisyam dari ayahnya dari ‘Aisyah semisalnya.

No. Hadist: 6295

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مُقَاتِلٍ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ أَخْبَرَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ لَمْ تَكُنْ تُقْطَعُ يَدُ السَّارِقِ فِي أَدْنَى مِنْ حَجَفَةٍ أَوْ تُرْسٍ كُلُّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا ذُو ثَمَنٍ رَوَاهُ وَكِيعٌ وَابْنُ إِدْرِيسَ عَنْ هِشَامٍ عَنْ أَبِيهِ مُرْسَلًا

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Muqatil telah mengabarkan kepadaku ‘Abdullah telah mengabarkan kepada kami Hisyam bin ‘Urwah dari ayahnya dari ‘Aisyah mengatakan; tangan pencuri tidak dipotong jika kurang dari senilai perisai yang dinamakan hajafah atau perisai yang dinamakan tirs, masing-masing keduanya mempunyai harga. Hadits ini diriwayatkan oleh Waki’ dan Ibnu Idris dari Hisyam dari ayahnya secara mursal.

No. Hadist: 6296

حَدَّثَنِي يُوسُفُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ قَالَ هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ أَخْبَرَنَا عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ لَمْ تُقْطَعْ يَدُ سَارِقٍ عَلَى عَهْدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي أَدْنَى مِنْ ثَمَنِ الْمِجَنِّ تُرْسٍ أَوْ حَجَفَةٍ وَكَانَ كُلُّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا ذَا ثَمَنٍ

Telah menceritakan kepadaku Yusuf bin Musa telah menceritakan kepada kami Abu usamah, dia menuturkan; Hisyam bin Urwah telah mengabarkan kepada kami dari ayahnya dari ‘Aisyah radliallahu ‘anha menuturkan; “Tangan pencuri tidak dipotong semasa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam jika kurang dari senilai harga perisai yang dinamakan mijan atau perisai yang dinamakan hajafah, keduanya mempunyai harga.”

No. Hadist: 6297

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنِي مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ عَنْ نَافِعٍ مَوْلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَطَعَ فِي مِجَنٍّ ثَمَنُهُ ثَلَاثَةُ دَرَاهِمَ تَابَعَهُ مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ وَقَالَ اللَّيْثُ حَدَّثَنِي نَافِعٌ قِيمَتُهُ

Telah menceritakan kepada kami Isma’il telah menceritakan kepadaku Malik bin Anas dari Nafi’ maula Abdullah bin ‘Umar dari ‘Abdullah bin ‘Umar radliallahu ‘anhuma; Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam memotong tangan pencuri karena mencuri perisai yang harganya tiga dirham. Hadits ini diperkuat oleh Muhammad bin Ishaq dan Al Laits mengatakan; telah menceritakan kepadaku Nafi’ nilai perisai itu.

No. Hadist: 6298

حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ حَدَّثَنَا جُوَيْرِيَةُ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ قَطَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي مِجَنٍّ ثَمَنُهُ ثَلَاثَةُ دَرَاهِمَ

Telah menceritakan kepada kami Musa bin Isma’il telah menceritakan kepada kami Juwairiyah dari Nafi’ dari Ibnu Umar mengatakan, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah memotong tangan seseorang yang mencuri perisai, yang nilainya tiga dirham.

No. Hadist: 6299

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنِي نَافِعٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ قَطَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي مِجَنٍّ ثَمَنُهُ ثَلَاثَةُ دَرَاهِمَ

Telah menceritakan kepada kami Musaddad telah menceritakan kepada kami Yahya dari Ubaidullah mengatakan, telah menceritakan kepadaku Nafi’ dari Abdullah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah memotong tangan seseorang karena mencuri perisai yang nilainya tiga dirham.

No. Hadist: 6300

حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْمُنْذِرِ حَدَّثَنَا أَبُو ضَمْرَةَ حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ عُقْبَةَ عَنْ نَافِعٍ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ قَطَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَ سَارِقٍ فِي مِجَنٍّ ثَمَنُهُ ثَلَاثَةُ دَرَاهِمَ تَابَعَهُ مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ وَقَالَ اللَّيْثُ حَدَّثَنِي نَافِعٌ قِيمَتُهُ

Telah menceritakan kepadaku Ibrahim bin Al Mundzir telah menceritakan kepada kami Abu Dlamrah telah menceritakan kepada kami Musa bin ‘Uqbah dari Nafi’ bahwasanya Abdullah bin Umar radliallahu ‘anhuma mengatakan; Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah memotong tangan pencuri karena mencuri perisai yang harganya tiga dirham. Hadits ini diperkuat oleh Muhammad bin Ishaq dan Al Laits mengatakan; telah menceritakan kepadaku Nafi’ harga perisai tersebut.

No. Hadist: 6301

حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا صَالِحٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَعَنَ اللَّهُ السَّارِقَ يَسْرِقُ الْبَيْضَةَ فَتُقْطَعُ يَدُهُ وَيَسْرِقُ الْحَبْلَ فَتُقْطَعُ يَدُهُ

Telah menceritakan kepada kami Musa bin Isma’il telah menceritakan kepada kami Abdul Wahid telah menceritakan kepada kami Al A’masy mengatakan; aku mendengar Abu Shalih berkata; aku mendengar Abu Hurairah menuturkan; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Allah melaknat pencuri yang mencuri telor maka tangannya harus dipotong, dan mencuri tali maka tangannya harus dipotong.”

Tulisan ini dimuat dalam Sohih Bukhari.